PALEMBANG, KANALPOS.COM – Komandan Kodim 0418/Palembang Kolonel Czi Arief Hidayat M.Han, menghadiri kegiatan Apel Gelar Kesiapan Siaga Banjir Kota Palembang Tahun 2024 yang digelar oleh Dinas PUPR Kota Palembang, di Pelataran Benteng Kuto Besak Kota Palembang, Kamis (4/1/2024).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Pj Walikota Palembang Drs. Ratu Dewa, Kapolrestabes Palembang, Plt. Dinas Perkim Sumsel, Kepala Dinas PSDA Sumsel, Plt. Kepala Lingkungan Hidup Sumsel, Kepala BBPJN Sumsel, Kepala Dinas PUPR Kota Palembang, Kasatpol PP Kota Palembang, Kadishub Kota Palembang serta seluruh Camat dan Lurah Se – Kota Palembang.

Apel Gelar Kesiapan Siaga Banjir Kota Palembang ini, bertujuan untuk mempersiapkan baik personel dan perlengkapan serta meninjau sejauh mana kesiapan dalam antisipasi penanggulangan banjir di Kota Palembang.

Dalam amanatnya, PJ Walikota Palembang Ratu Dewa menyampaikan, Kota Palembang memiliki julukan Kota Air karena berada di kawasan sepanjang Sungai Musi. Dengan latar belakang kondisi kota yang dilalui beberapa aliran dari anak Sungai Musi itu, menyebabkan kota Palembang selalu mengalami genangan air setelah terjadi hujan.

“Topografi wilayah yang relatif datar serta curah hujan yang tinggi dan pengaruh pasang sungai menjadi faktor alam terjadinya banjir,” ujarnya.

Ratu Dewa menjelaskan, berbagai upaya kita lakukan untuk mengatasi masalah banjir, baik dari penyiapan sarana dan prasarana yang mumpuni, juga SDM yang selalu siap dan siaga dalam mengatasi masalah banjir di kota Palembang.

“Tercatat hampir 500 orang yang terbagi dalam tim, terus berupaya semaksimal mungkin, berpartisipasi serta berperan aktif dalam upaya penanggulangan bencana banjir dengan ikut peduli terhadap lingkungan,” jelasnya.

Sementara itu, Dandim 0418/Plg Kolonel Czi Arief Hidayat mengatakan, Kodim 0418/Palembang sebagai komando wilayah turut serta dalam penanganan banjir bersama Pemerintah Kota Palembang dan stakeholder lainnya.

“Mengingat saat ini cuaca hujan yang sangat ekstrim di Kota Palembang, kita telah melakukan berbagai antisipasi guna mencegah banjir, seperti karya bakti TNI dengan bergotong royong membersihkan saluran air dan penanaman pohon dibeberapa kecamatan,” kata Dandim.

“Kita juga memerintahkan Babinsa, untuk selalu mengajak dan menyampaikan kepada masyarakat untuk selalu mengalakkan kembali gotong royong serta memberikan himbauan – himbauan untuk tidak membuang sampah sembarangan yang dapat mengakibatkan banjir,” pungkasnya. (*)