PALEMBANG, KANALPOS.COM – Menjelang waktu pelaksanaan Pemilu 2024, Pangdam II/Swj Mayjen TNI Yanuar Adil menegaskan bahwa seluruh jajarannya masih dalam koridor Netralitas TNI.

Hal itu, diungkapkan Kapendam II/Swj Kolonel Arh Saptarendra P, usai mengikuti acara pengarahan Pangdam II/Swj kepada seluruh personel Makodam II/Swj, Palembang, Sumsel, Selasa (16/01/2024).

Diungkapkan Kapendam, dalam acara pengarahan Pangdam II/Swj ke persone Makodam II/Swj itu disampaikan beberapa hal.

“Diantaranya, Komitmen Pangdam dalam mewujudkan kesejahteraan prajurit, bantuan kepada Pemerintah dan masyarakat yang mengalami bencana termasuk juga dalam hal Pemilu 2024,” ucap Kol Arh Sapta.

“Khusus terkait Pemilu 2024, selain kesiapan gelar pasukan, Pangdam juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihak Kodam II/Swj belum menerima laporan terkait pelanggaran netralitas TNI, khusunya melalui jalur Hotline, Pengaduan Masyarakat,” imbuh Sapta.

Memang ada beberapa pelaporan masyarakat yang masuk melalui Hotline, lanjut Kapendam, namun sifatnya laporan yang tidak terkait dengan pelanggaran netralitas personel TNI.

“Pelaporan itu juga tetap ditindaklanjuti Pangdam dengan meneruskan kepada satuan jajaran supaya melakukan upaya perbaikan sebagaimana dikehendaki masyarakat maupun normanya,” tegas mantan Kasubdispenmedonline Dispenad itu.

Pangdam pun, lanjut dia lebih lanjut, mengapresiasi atas laporan yang disampaikan melalui nomor 0811-7802-223 itu.

“Pangdam menegaskan, jika ada hal yang kurang baik dilakukan prajurit atau PNS TNI, silakan laporkan melalui nomor tersebut dan pasti akan ditindaklanjuti,” tandas Sapta.

“Alhamdulillah, hingga saat ini tidak adanya laporan masyarakat terkait pelanggaran netralitas TNI, menyiratkan bahwa jajaran yang berada diwilayah Kodam II/Swj masih dalam koridor kebijakan dan komitmen Netralitas TNI sebagaimana ditekankan oleh Panglima TNI dan Kasad,” pungkas Sapta. (*)